Pengalaman internasional yang sebelumnya diperoleh melalui magang dengan skema Taiwan Experience Education Program (TEEP) kembali membuka kesempatan baru bagi Miftah Sabirah, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada angkatan 2022. Setelah sebelumnya mengikuti program magang di Tatung University, Taiwan, Miftah kini kembali ke universitas yang sama untuk melanjutkan pendidikan jenjang S2 melalui beasiswa Intense Program yang diselenggarakan oleh pemerintah Taiwan.
Berita TRPL
Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Muhammad Mustafa Fagan, berhasil lolos Program Fast-Track Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE) UGM. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dari jenjang sarjana ke magister dengan estimasi masa studi 4+1 tahun atau sekitar lima tahun untuk menyelesaikan kedua jenjang pendidikan.
Melalui program tersebut, Fagan akan melanjutkan studi di Program Magister Ilmu Komputer, Departemen Ilmu Komputer UGM. Capaian ini menjadi salah satu prestasi akademik mahasiswa TRPL sekaligus menjadi langkah awal bagi Fagan untuk memperluas kompetensi dan pengalaman di bidang teknologi dan riset, khususnya pada bidang yang diminatinya seperti Artificial Intelligence/Machine Learning (AI/ML), Data Science, Sistem Informasi, dan Kesehatan.
Yogyakarta – Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, menerima kunjungan akademisi dari Universitas Airlangga dan Sejong University, Korea Selatan, pada Senin, 24 Agustus 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan riset dan teknologi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Nur Chamidah, M.Si., dari Magister Matematika Universitas Airlangga sekaligus Ketua Research Group Statistical Modelling in Life Science (SMiLeS), serta Dr. Eng. Norma Latif Fitriyani, M.IM., dari Department of AI and Data Science, Sejong University, Seoul, Korea Selatan.
Yogyakarta – Rangkaian kegiatan Seminar Internasional “Weather, Climate, and Digital Technology: From Data to Intelligent Solutions” di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada turut dilanjutkan dengan kunjungan narasumber ke Laboratorium Artificial Intelligence of Things (AIoT) Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan aktivitas riset sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang teknologi dan kecerdasan buatan.
Dalam kunjungan tersebut, narasumber berdiskusi bersama dosen dan tim Laboratorium AIoT mengenai perkembangan riset, potensi topik penelitian, serta peluang kerja sama riset yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Diskusi juga membahas bagaimana teknologi AIoT dapat dikembangkan untuk menjawab berbagai kebutuhan di dunia industri maupun permasalahan nyata di masyarakat.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Weather, Climate, and Digital Technology: From Data to Intelligent Solutions” pada 2 September 2026 di Ballroom Gedung Teaching Industry and Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa, dosen, dan civitas akademika Sekolah Vokasi UGM.
Seminar yang membahas pemanfaatan data dan teknologi digital dalam memahami cuaca serta menghadapi tantangan perubahan iklim ini turut melibatkan civitas akademika Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL). Dr.Eng. Ir. Ganjar Alfian, S.T., M.Eng., dosen TRPL, berperan sebagai moderator, sementara mahasiswa TRPL Ayu Atikah bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) dan Rizky Maulidia Salsabila sebagai Liaison Officer (LO).
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan teknologi dan industri masa depan. Hal tersebut menjadi salah satu fokus yang dipelajari oleh Annisa Mutia Rahman, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) angkatan 2023, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melalui program Taiwan Experience Education Program (TEEP).
Dalam program magang kolaborasi riset internasional ini, Annisa terlibat dalam penelitian yang mengkaji arah pendidikan AI di perguruan tinggi dan institusi teknik. Riset tersebut merupakan kolaborasi akademisi dari India dan Taiwan yang berupaya memadukan keunggulan institusi dari kedua negara untuk merumuskan kurikulum teknik yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Kesempatan untuk belajar tidak selalu hadir di dalam ruang kelas. Hal tersebut dirasakan oleh Husna Felisa Cahyani, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, yang mengikuti Taiwan Experience Education Program (TEEP) selama dua bulan.
Melalui program ini, Felisa mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam lingkungan riset di Taiwan di bawah bimbingan Professor Hung Hsu Tsai. Program tersebut menjadi ruang bagi Felisa untuk memperdalam pengetahuan di bidang Artificial Intelligence (AI), khususnya pada topik Unsupervised Domain Adaptation, Multimodal Recognition Models, dan One-Class Models.
Upaya Indonesia dalam diplomasi iklim internasional kembali mengambil langkah maju yang signifikan. Melalui ajang bergengsi Weather & Climate Forecast Conference (WCFC) 2026 di Jepang, sinergi antara sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sukses membawa terobosan sains cuaca dan teknologi ke panggung global.
Diselenggarakan di Tokyo pada 17 Juni 2026 atas inisiasi Weathernews International bersama WxBunka Foundation, konferensi global ini memfokuskan pembahasannya pada satu isu krusial: implementasi teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk memperkuat ketahanan iklim dan sistem peringatan dini di kawasan Asia.
Ekosistem kreatif kampus kembali menelurkan karya besar. Film horor independen Indonesia berjudul Setan Alas! (The Draft!) resmi diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan press conference di Sekolah Vokasi (SV) Universitas Gadjah Mada. Lebih dari sekadar karya sinema, film ini menjadi wujud nyata praktik Project-Based Learning yang menyinergikan dosen, mahasiswa, masyarakat, hingga institusi pendidikan kejuruan.
Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan SV UGM, di antaranya Dekan SV UGM Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Ir. Wiryanta, S.T., M.T., sutradara sekaligus Dosen SV UGM Yusron Fuadi, S.Sn., M.Sn., serta Andhika Rahmanu, alumni SV UGM yang bertindak sebagai pengembang game adaptasi film ini.
Pemeriksaan gigi sering kali menjadi momen yang mendebarkan bagi anak-anak. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di SD Gistrav Islamia School pada 17 April 2026 lalu. Ratusan siswa tampak antusias mengantre untuk diperiksa, bukan oleh peralatan medis konvensional yang menakutkan, melainkan lewat sentuhan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Pemandangan ini terwujud berkat DENTEKSI, sebuah inovasi teknologi pemindai gigi pintar yang lahir dari kolaborasi lintas kepakaran. Sistem mutakhir ini diarsiteki oleh Dosen UGM, Muhammad Fakhrurrifqi, S.Kom., M.Cs., yang menggandeng pakar medis drg. Dewi Arifahni, MHPM dan drg. Dhinintya Hyta Narissi, beserta tim pengembang lainnya.