Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan teknologi dan industri masa depan. Hal tersebut menjadi salah satu fokus yang dipelajari oleh Annisa Mutia Rahman, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) angkatan 2023, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melalui program Taiwan Experience Education Program (TEEP).
Dalam program magang kolaborasi riset internasional ini, Annisa terlibat dalam penelitian yang mengkaji arah pendidikan AI di perguruan tinggi dan institusi teknik. Riset tersebut merupakan kolaborasi akademisi dari India dan Taiwan yang berupaya memadukan keunggulan institusi dari kedua negara untuk merumuskan kurikulum teknik yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
🔬 Mengkaji Kesiapan Kurikulum AI
Dalam proyek tersebut, Annisa berfokus pada curriculum audit, yaitu analisis terhadap isi dan kesesuaian kurikulum dengan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan. Kegiatannya meliputi mempelajari berbagai course syllabi, melakukan coding data kurikulum secara sistematis, serta mengevaluasi materi berdasarkan kompetensi seperti AI, pengolahan data, smart manufacturing, digital twin, robotika, hingga keamanan siber. Annisa juga terlibat dalam eksperimen yang membandingkan proses analisis oleh human coder dengan pendekatan berbantuan AI (AI-assisted approaches). Pengalaman ini mempertemukan kemampuan analisis data dengan pemanfaatan AI dalam proses penelitian akademik.
🌏 Belajar dari Riset Internasional
Keterlibatan dalam penelitian lintas negara memberikan Annisa pengalaman untuk memahami bagaimana teknologi dan pendidikan dapat dikembangkan secara beriringan. Hasil pekerjaannya turut berkontribusi dalam penyusunan laporan audit kurikulum lintas negara serta pengembangan modul pembelajaran berbasis Responsible AI Governance Framework. Pengalaman ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa TRPL untuk mengembangkan kemampuan research, critical thinking, data analysis, dan pemecahan masalah dalam lingkungan akademik internasional.
🌱 Berkontribusi pada Pendidikan dan Inovasi
Kegiatan Annisa dalam program TEEP sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi masa depan. Riset mengenai kurikulum AI juga mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure dengan mendorong inovasi dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi. Sementara itu, kolaborasi akademisi dari berbagai negara turut mencerminkan semangat SDG 17: Partnerships for the Goals melalui pertukaran pengetahuan dan kerja sama internasional.