Pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan usaha BUMDes, terlebih ketika sebuah BUMDes mengelola berbagai unit usaha dengan karakteristik transaksi yang berbeda. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada di BUMDes Binangun Mitra Agung, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan diawali melalui kunjungan dan diskusi bersama pengelola BUMDes pada Senin (3/8). Tim terdiri atas Dr. Irkham Huda, S.Kom., M.Cs. dan Ir. Dinar Nugroho Pratomo, S.Kom., M.IM., M.Cs. selaku dosen TRPL, serta mahasiswa Andromedha Cynosura dan Muhammad Arif Rizky Pratama. Pertemuan tersebut menjadi tahap awal untuk memahami proses bisnis, pola pencatatan, serta kebutuhan sistem keuangan yang digunakan oleh mitra.
Menjawab Kebutuhan Empat Unit Usaha
BUMDes Binangun Mitra Agung mengelola empat unit usaha, yaitu jasa keuangan dan simpan pinjam, perdagangan, jasa perantara dan keagenan, serta ketahanan pangan. Keragaman aktivitas tersebut membutuhkan sistem yang tidak hanya mampu mencatat transaksi, tetapi juga mendukung penyusunan laporan keuangan secara lebih terstruktur.
Dari evaluasi penggunaan aplikasi sebelumnya, tim menemukan beberapa kebutuhan yang perlu diperbaiki, mulai dari Chart of Accounts yang belum fleksibel, format laporan yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan BUMDes, hingga belum tersedianya perhitungan bunga simpanan berdasarkan saldo terendah. Keterbatasan pendampingan juga membuat pengelola kembali menggunakan pencatatan manual.
Menjawab kebutuhan tersebut, tim UGM akan melakukan pengembangan dan penyesuaian Sistem Informasi Keuangan (SIK) berbasis web. Pengembangan mencakup penyesuaian basis data dan Chart of Accounts, pengembangan mesin perhitungan bunga, serta penyesuaian proses pembukuan dan pelaporan sesuai karakteristik unit usaha BUMDes.
Teknologi yang Diikuti Pendampingan
Pengembangan sistem tidak berhenti pada pembuatan aplikasi. Tim juga akan melaksanakan pelatihan, pengujian langsung bersama pengguna (real user testing), dan pendampingan kepada seluruh pegawai BUMDes. Tahap awal difokuskan pada Unit Perdagangan dan Unit Keagenan, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan modul Simpan Pinjam serta integrasi pembukuan dan pelaporan.
Pendekatan ini diharapkan membuat pengelola tidak hanya mampu menggunakan sistem, tetapi juga memiliki pemahaman yang cukup untuk menjaga keberlanjutan operasionalnya. Kolaborasi dosen dan mahasiswa TRPL dalam kegiatan ini sekaligus menjadi ruang penerapan kompetensi pengembangan perangkat lunak untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.
Mendukung Transformasi Digital dan SDGs
Pemanfaatan sistem informasi untuk pengelolaan keuangan BUMDes diharapkan dapat memperkuat akurasi, transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan usaha. Lebih jauh, kegiatan ini mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kapasitas pengelolaan usaha dan ekonomi masyarakat, serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penerapan inovasi teknologi digital dalam penguatan infrastruktur ekonomi lokal.
Melalui kegiatan pengabdian ini, TRPL UGM terus mendorong pemanfaatan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan produk digital, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menghasilkan dampak nyata.