Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Muhammad Mustafa Fagan, berhasil lolos Program Fast-Track DIKE UGM. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dari jenjang sarjana ke magister dengan estimasi masa studi 4+1 tahun atau sekitar lima tahun untuk menyelesaikan kedua jenjang pendidikan.
Melalui program tersebut, Fagan akan melanjutkan studi di Program Magister Ilmu Komputer, Departemen Ilmu Komputer UGM. Capaian ini menjadi salah satu prestasi akademik mahasiswa TRPL sekaligus menjadi langkah awal bagi Fagan untuk memperluas kompetensi dan pengalaman di bidang teknologi dan riset, khususnya pada bidang yang diminatinya seperti Artificial Intelligence/Machine Learning (AI/ML), Data Science, Sistem Informasi, dan Kesehatan.
Menjalani Perkuliahan S1 dan S2 secara Bertahap
Program Fast-Track DIKE UGM menerapkan sistem overlap pada semester 7 dan 8. Pada periode tersebut, mahasiswa masih menyelesaikan kewajiban akademik pada jenjang S1, termasuk perkuliahan dan Tugas Akhir, sembari mulai mengikuti perkuliahan pada jenjang S2. Memasuki semester 8, mahasiswa ditargetkan telah menyelesaikan jenjang S1 hingga tahap yudisium. Sementara itu, pada jenjang S2, mahasiswa mulai berfokus pada Seminar Proposal dan pengerjaan Tesis. Selanjutnya, semester 9–10 menjadi tahap non-overlapping yang difokuskan sepenuhnya pada penelitian dan penyelesaian tesis, mulai dari pelaksanaan penelitian, Seminar Hasil, hingga Ujian Tesis.
Memperluas Kompetensi di Bidang Riset
Dalam program ini, Mustafa Fagan memiliki kesempatan untuk memperdalam bidang riset yang mencakup Sistem Informasi, Artificial Intelligence/Machine Learning (AI/ML), Data Science, dan Kesehatan. Kesempatan melanjutkan studi melalui jalur Fast-Track menjadi langkah bagi mahasiswa TRPL untuk memperluas kompetensi dari sisi rekayasa perangkat lunak sekaligus membangun pengalaman akademik dan riset pada jenjang yang lebih tinggi. Capaian ini turut mendukung SDG 4: Quality Education melalui pengembangan akses dan kualitas pendidikan tinggi, serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan kapasitas riset dan inovasi di bidang teknologi.