Pemeriksaan gigi sering kali menjadi momen yang mendebarkan bagi anak-anak. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di SD Gistrav Islamia School pada 17 April 2026 lalu. Ratusan siswa tampak antusias mengantre untuk diperiksa, bukan oleh peralatan medis konvensional yang menakutkan, melainkan lewat sentuhan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Pemandangan ini terwujud berkat DENTEKSI, sebuah inovasi teknologi pemindai gigi pintar yang lahir dari kolaborasi lintas kepakaran. Sistem mutakhir ini diarsiteki oleh Dosen UGM, Muhammad Fakhrurrifqi, S.Kom., M.Cs., yang menggandeng pakar medis drg. Dewi Arifahni, MHPM dan drg. Dhinintya Hyta Narissi, beserta tim pengembang lainnya.
