Departemen Teknik Elektro dan Informatika (TEDI) Sekolah Vokasi UGM bekerja sama dengan PT Parama Data Unit (PDU) berhasil mengembangkan teknologi computer vision untuk analisis cutting hasil pengeboran di industri minyak dan gas.
Dalam industri ini, pemantauan cutting atau material hasil pengeboran merupakan aspek penting yang memberikan informasi tentang karakteristik batuan bawah permukaan. Proses ini sebelumnya dilakukan secara manual, membutuhkan waktu lama, dan berpotensi menimbulkan kesalahan manusia. Melalui penelitian kolaboratif ini, dikembangkan sistem berbasis computer vision yang mampu menganalisis persentase cutting secara otomatis dan real-time dari CCTV di area shale shaker.
Algoritma computer vision yang diterapkan dapat mendeteksi dan menghitung area batuan yang terdistribusi selama proses pengeboran, menghasilkan visualisasi komposisi batuan, serta grafik tren perubahan yang membantu proses pengambilan keputusan operasional. Dengan otomatisasi ini, pemantauan pengeboran menjadi lebih efisien, akurat, dan konsisten.
Penelitian ini melibatkan Dr. Eng. Ir. Ganjar Alfian, S.T., M.Eng. dan Aldy Ardiansyah dosen dan mahasiswa dari Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) , serta Bapak Lalu Hendra Permana Setiawan dan Bapak Irfan Saputra dari PT Parama Data Unit (PDU). Hasil kolaborasi ini membuktikan bahwa penerapan computer vision layak diadopsi sebagai bagian dari transformasi digital di sektor energi dan pengeboran.
Inovasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang mendorong penguatan industri melalui penerapan teknologi cerdas dan inovasi digital. Penerapan computer vision ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan industri energi nasional.
