Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim “404 Yujiem Not Found” berhasil meraih predikat Top 10 National Finalists (10 Besar Finalis Nasional) Indonesia dalam ajang AI Ready ASEAN Youth Challenge, sebuah kompetisi inovasi berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang melibatkan peserta dari 11 negara di kawasan ASEAN.
Tim 404 Yujiem Not Found terdiri atas Azril Fahmiardi dari Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Angkatan 2024, Nareswari Ayu Prabowo dari Program Studi Ilmu Komputer Angkatan 2024, serta Alex Cinatra Hutasoit dari Program Studi Teknologi Informasi Angkatan 2022. Kolaborasi lintas disiplin ini menghasilkan sebuah gagasan inovatif yang memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan solusi praktis terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Untuk mencapai posisi sebagai salah satu dari 10 tim terbaik Indonesia, tim harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang kompetitif. Perjalanan dimulai dari tahap pendaftaran dan pengumpulan proposal, di mana peserta diminta merancang ide inovasi berbasis AI (Artificial Intelligence) beserta solusi yang ditawarkan. Proposal yang diajukan kemudian dievaluasi oleh dewan juri pada tahap penjurian internal yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada tahap selanjutnya, tim mengumpulkan video presentasi (pitching) yang menjelaskan konsep, manfaat, dan implementasi solusi AI (Artificial Intelligence) yang mereka kembangkan. Video tersebut dipublikasikan melalui platform resmi penyelenggara sebagai bagian dari proses penilaian publik dan promosi inovasi yang dihasilkan para finalis.

Partisipasi dalam AI Ready ASEAN Youth Challenge memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan riset, inovasi teknologi, pemecahan masalah, komunikasi, serta presentasi di tingkat internasional. Selain memperluas wawasan mengenai penerapan AI (Artificial Intelligence) untuk kebutuhan masyarakat, kompetisi ini juga menjadi wadah bagi generasi muda ASEAN untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak positif.
Prestasi ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui pengembangan kompetensi digital dan teknologi bagi generasi muda, SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengembangan inovasi berbasis kecerdasan buatan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals yang tercermin dalam kolaborasi lintas institusi dan negara dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk kemajuan bersama.
