Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui skema magang industri di PT Parama Data Unit pada periode 5 Agustus 2025 hingga 29 Januari 2026. Tim mahasiswa yang terlibat terdiri dari Fairly Ardasa (Backend), Langit Lintang Radjendra (Fullstack Engineer), Muhammad Farhan Nugroho (Mobile Engineer), Adiel Boanerge Gananputra (AI Engineer), Aprilia Wulandari (Project Manager + UI/UX), Hayya Fatihatuz Zahra (Quality Assurance + System Analyst), serta Hanif Sauqi (Fullstack Engineer). Dalam program ini, mahasiswa berkontribusi dalam berbagai proyek pengembangan sistem berbasis teknologi informasi yang mendukung operasional perusahaan.
Selama kegiatan magang, mahasiswa terlibat dalam tahapan pengembangan sistem secara menyeluruh, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan fitur, hingga evaluasi dan dokumentasi proyek. Beberapa proyek yang dikerjakan mencakup pengembangan sistem berbasis web, pengelolaan data dan dokumen, serta implementasi teknologi seperti visualisasi data dan kecerdasan buatan (AI). Proses kerja dilakukan melalui koordinasi tim, diskusi rutin, dan pemantauan progres proyek untuk memastikan setiap target dapat dicapai sesuai kebutuhan perusahaan.
Melalui keterlibatan dalam berbagai proyek tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam pengembangan sistem sekaligus memahami alur kerja profesional di lingkungan industri. Selain meningkatkan kemampuan teknis sesuai bidang masing-masing, mahasiswa juga mengembangkan soft skills seperti komunikasi, kerja sama tim, problem solving, dan manajemen waktu. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang dipelajari di perkuliahan ke dalam proyek nyata yang berdampak langsung pada kebutuhan industri.
Kegiatan MBKM ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui pembelajaran berbasis praktik industri, SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kompetensi profesional mahasiswa, serta SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure melalui pengembangan solusi digital dan implementasi teknologi inovatif. Ke depan, diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dapat terus diperkuat sehingga mampu menciptakan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.
