Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) memulai kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui kunjungan perdana ke SMAN 1 Wates, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Imam Fahrurrozi, S.T., M.Cs. dan Divi Galih Prasetyo Putri, S.Kom., M.Kom., Ph.D. ini melibatkan mahasiswa TRPL sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi untuk mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
Kunjungan tersebut merupakan langkah awal pengembangan Sistem Penjurusan dan Sistem Rekomendasi Penjurusan berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk membantu sekolah menghasilkan rekomendasi peminatan siswa secara lebih objektif, akurat, dan sesuai dengan potensi, minat, serta karakteristik individu.
Pertemuan awal digelar bersama jajaran pimpinan SMAN 1 Wates dan dihadiri Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Bapak Didik Suhendri, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Ibu Widi Astuti, S.Pd., serta tim sekolah yang akan terlibat dalam pelaksanaan program. Diskusi berfokus pada mekanisme penjurusan yang selama ini diterapkan, kebutuhan data untuk pengembangan sistem, serta tantangan yang dihadapi sekolah dalam menentukan rekomendasi peminatan bagi peserta didik.
Dr. Imam Fahrurrozi, S.T., M.Cs. menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan diharapkan berfungsi sebagai Decision Support System (DSS) bagi sekolah dalam proses pengambilan keputusan penjurusan. Sistem akan memanfaatkan data akademik, minat dan bakat siswa, hasil asesmen psikologi, serta indikator pendukung lain untuk menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dan berbasis data.
Sementara itu, Divi Galih Prasetyo Putri, S.Kom., M.Kom., Ph.D. menekankan pendekatan kolaboratif dalam pengembangan sistem. Keterlibatan guru Bimbingan dan Konseling (BK), wali kelas, dan jajaran pimpinan sekolah menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan pengguna terpenuhi, antarmuka mudah dioperasikan, dan implementasi berkelanjutan dapat dilakukan.
SMAN 1 Wates menyambut baik inisiatif ini dan berharap kolaborasi dengan Sekolah Vokasi UGM dapat menghadirkan inovasi dalam proses penjurusan sehingga keputusan menjadi lebih objektif, transparan, dan mendukung pengembangan potensi peserta didik secara optimal.
Rencana kerja tim pengabdian pada tahap awal meliputi identifikasi kebutuhan sistem, pengumpulan data, dan observasi proses penjurusan yang berjalan serta penyusunan rancangan sistem. Tahapan berikutnya mencakup pengembangan aplikasi, uji coba sistem, pelatihan bagi guru pengguna, implementasi di lingkungan sekolah, dan evaluasi untuk memastikan kesesuaian fungsi dengan kebutuhan pengguna.
Melalui program pengabdian ini, Program Studi TRPL DTEDI Sekolah Vokasi UGM berharap memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pendidikan. Hasil pengembangan diharapkan tidak hanya meningkatkan layanan penjurusan di SMAN 1 Wates, tetapi juga menjadi model sistem pendukung keputusan yang dapat diadaptasi oleh sekolah lain dalam menyelenggarakan penjurusan yang lebih efektif dan berbasis data.