Kesempatan belajar di luar negeri kembali diraih oleh mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Lana Saiful Aqil, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), berhasil lolos dalam program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2023 dan menjalani studi di La Trobe College Australia, berlokasi di Melbourne, Australia. Program ini berlangsung selama Semester 7, mulai Oktober 2023 hingga Februari 2024, dan memberikan pengalaman akademik serta budaya yang berharga bagi para penerimanya.
Selama mengikuti IISMA, Lana bergabung dengan Information Technology Department dan menyelesaikan program Undergraduate Certificate of Data Analytics. Pada program tersebut, ia mempelajari empat mata kuliah penting, yaitu Programming, Data Analytics, Economic Issues, serta Sustainability. Melalui pembelajaran ini, Lana memperoleh pemahaman komprehensif mengenai analisis data, pemrograman, serta isu-isu ekonomi dan keberlanjutan yang menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi modern.
Tidak hanya kegiatan akademik, Lana juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan luar kelas yang memperkaya wawasan global. Salah satunya adalah kunjungan edukatif ke pabrik cokelat di Yarra Valley, di mana peserta IISMA belajar mengenai proses produksi cokelat yang menerapkan prinsip keberlanjutan dari sisi ekonomi dan lingkungan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana praktik industri dapat selaras dengan prinsip sustainability.

Penerimaan Ijazah Kelulusan
Program IISMA yang diikuti Lana menjadi bukti komitmen mahasiswa TRPL SV UGM dalam mengembangkan kompetensi internasional dan memperluas perspektif global. Pengalaman belajar ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan akademik, profesional, dan budaya yang akan bermanfaat bagi perjalanan karier di masa mendatang.
Partisipasi dalam program mobilitas global ini merupakan wujud nyata implementasi SDG 4 (Quality Education) guna mencetak talenta yang berdaya saing internasional. Di sisi lain, pendalaman materi mengenai isu ekonomi dan praktik industri hijau secara langsung mendukung pemahaman terhadap SDG 12 (Responsible Consumption and Production). Pengalaman lintas negara ini juga memperkuat SDG 17 (Partnerships for the Goals), membuktikan bahwa mahasiswa vokasi siap mengambil peran aktif dalam kolaborasi global demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
