
Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan industri guna memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswanya. Salah satu bentuk kerja sama yang telah terjalin sejak lama adalah dengan PT Parama Data Unit (PDU), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak untuk industri minyak dan gas.
Fokus Kerja Sama: Pengembangan Aplikasi dan Program Magang
Kerja sama ini berfokus pada pengembangan aplikasi yang mendukung pemantauan operasi pengeboran minyak dan gas. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program magang di PT PDU, yang melibatkan tidak hanya mahasiswa TRPL, tetapi juga dari empat program studi lain di bawah DTEDI. “Hasil dari penelitian dalam kerja sama ini diharapkan dapat dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah dengan kolaborasi antara akademisi DTEDI dan pihak PT PDU,” ucap Pak Ganjar.
Latar Belakang dan Sejarah Kerja Sama
Kolaborasi antara PT PDU dan prodi TRPL telah berlangsung sejak tahun 2012. Sejak awal, kerja sama ini diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan, seperti workshop, kuliah tamu, pengembangan laboratorium, serta penelitian bersama. Menurut Pak Ganjar, baik pihak perusahaan maupun kampus menyadari pentingnya sinergi dalam menyelesaikan tantangan industri, khususnya di bidang pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras terkait operasi pengeboran.
Program Magang: Mempersiapkan Mahasiswa untuk Dunia Industri
Dibawah supervisi Pak Ganjar dan pihak PT PDU, program magang MBKM telah berjalan sejak tahun 2024 dan melibatkan mahasiswa dari prodi TRPL serta program studi lain di DTEDI. Sebelumnya, PT PDU juga sudah menerima mahasiswa magang sebelum program ini resmi dijalankan.
Pada tahun 2024, PT PDU menerima sekitar 22 mahasiswa dari prodi TRPL dan TRI, sementara pada tahun 2025, terdapat 10 mahasiswa TRPL yang berpartisipasi dalam program ini. “Mahasiswa yang magang di PT PDU terlibat dalam berbagai proyek berbasis teknologi, seperti pengembangan sistem deteksi dini anomali pengeboran dan aplikasi berbasis mobile untuk mendukung operasional industri minyak dan gas,” jelas Pak Ganjar.
Beberapa proyek yang dikerjakan mahasiswa di antaranya:
- Drilling Anomaly Early Detection System
- Computer Vision-Based Shale Shaker Cutting Estimation
- OCR-Based Drilling Report Recognition
- Mobile App for RTO Mudlogging on Android and iOS
- Automated Cutting Description
- Computer Vision for Drilling Parameter Analog Scanning
- Automated Reporting App
Kriteria dan Persyaratan Mahasiswa Magang
Mahasiswa yang ingin mengikuti program magang di PT PDU harus memenuhi beberapa kriteria. Mereka diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu bekerja dalam tim, serta memiliki keahlian di bidang statistika, pemrograman web dan mobile, AI, Machine Learning, dan Deep Learning. “Selain itu, mereka juga harus memiliki tanggung jawab dan komitmen tinggi serta wajib hadir secara langsung di laboratorium Parama,” kata Pak Ganjar.
Manfaat Lain dari Kerja Sama
Selain program magang, kerja sama ini juga mencakup berbagai kegiatan akademik lainnya, seperti lokakarya dan kuliah tamu yang diadakan PT PDU di kampus. Mahasiswa yang terlibat dalam program ini mendapatkan wawasan langsung tentang industri minyak dan gas, sekaligus berkesempatan untuk mengerjakan penelitian yang dipandu oleh dosen. “Kami berharap hasil dari penelitian ini dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dan berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta industri,” tambah Pak Ganjar.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Pak Ganjar berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan membuka lebih banyak kesempatan magang bagi mahasiswa dari berbagai program studi di DTEDI. Selain itu, semakin banyak proyek berbasis industri diharapkan dapat dikerjakan bersama untuk mempererat hubungan antara Sekolah Vokasi dan dunia industri, serta menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi lulusan DTEDI.
Namun, ada tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah perlunya pengawasan lebih ketat dari dosen pembimbing maupun pihak PT PDU agar permasalahan industri dapat diatasi secara efektif.
“Diperlukan penelitian awal yang mendalam untuk menemukan model prediksi atau teknologi yang paling sesuai dengan permasalahan yang dihadapi PT PDU,” tutup Pak Ganjar.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan mahasiswa TRPL dapat terus mengasah keterampilan mereka, mendapatkan pengalaman berharga, dan siap menghadapi tantangan di dunia industri. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.