Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui skema magang internasional di Advisor Lauren pada periode 8 September 2025 hingga 31 Januari 2026. Mahasiswa yang terlibat meliputi Charizza Thunjung Sukmana Putra dan Maria Azalea Nareswari (UI/UX Designer), Alif Rizqullah Ma’ruf (Frontend Developer), Wildan Dzaky Ramadhani (Backend Developer), serta Aldy Ardiansyah (Machine Learning Engineer).
Dalam program ini, mahasiswa berkontribusi pada pengembangan aplikasi finansial Woori Bank dengan fokus pada peningkatan kualitas antarmuka, serta pengembangan frontend dan backend. Teknologi yang digunakan mencakup Next.js dan TypeScript pada sisi frontend, serta Python dengan FastAPI dan Apache Airflow pada sisi backend. Platform ini dirancang untuk menyajikan informasi saham, berita trending, serta analisis tema sektoral untuk pasar Amerika Serikat dan Korea.
Selain pengembangan aplikasi, mahasiswa juga terlibat dalam proyek machine learning yang berfokus pada pembangunan dataset skala besar untuk analisis kerusakan bilah turbin angin berbasis computer vision. Proyek ini mencakup perancangan dataset hingga proses anotasi dan evaluasi kualitas dengan target 100.000 citra yang terbagi dalam 14 kelas kerusakan untuk mendukung pengembangan sistem deteksi otomatis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman komprehensif dalam pengembangan sistem dan pengolahan data berbasis AI, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, ketelitian, serta komunikasi lintas budaya. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, SDG 8: Decent Work and Economic Growth, dan SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure. Ke depannya kolaborasi internasional seperti ini diharapkan dapat terus berkembang untuk memperkuat kompetensi global mahasiswa.
